Asal Usul Manusia Kontol

KontolBeritaeksis – Asal Usul Penis adalah organ pada bagian antara pangkal paha yang berfungsi sebagai saluran keluarnya air seni (urin) dan air mani (sperma). Dengan demikian, penis adalah bagian dari sistem reproduksi laki-laki (manusia berjenis kelamin jantan) sekaligus bagian dari sistem ekskresi. Selain penis, sistem organ reproduksi laki-laki mencakup pula epididimis (pelir) yang terlindung dalam kantung pelir ‘(buah zakar atau skrotum) ditambah beberapa kelenjar dan saluran.

Dalam berkehidupan sehari-hari kita sering menjumpai berbagai kreativitas manusai dalam melakasanakan tugas-tugas pokok yang di kerjakan dari suatu ruang ke ruang tertentu , namun dari berbagai aspek kehidupan tak kalah sering kita disebut atau dikaitakan dengan istilah istilah kasar salah satu dari kata yang paling kasar  adalah sebutan Manusia Kontol .

Kata Manusia Kontol (Penis) di pakai untuk memamnggil sebuah benda mati ataupun benda hidup dalam lingkungan kita sehari hari , dan kata kasar ini di sebabkan oleh beberapa faktor oleh orang orang yang tidak senang dengan kita atas perbuatan kasar kita terhadap suatu masalah tertentu ataupun menyinggung kehidupan seseorang dan terlalu mencampuri urusan individu.

Di dalam sebuah organisasi atau sebuah bidang kerja tertentu kita sering menjumpai beberapa orang-orang atau teman kerja yang selalu mencari cari kesalahan seseorang namun kesalahn sendiri akan ditutupi maka akan terjadi beberapa penyimpulan kata-kata kasar seperti sebutan manusia kontol kepada orang yang di anggap sok bersih padahal mereka bisa dikatakan dengan bahasa istilah Pontius Pilatus yang artinya cuci tangan seolah-olah merekalah yang paling bersih dalam berargumentasi ataupun paling bagus di mata atasan padahal bajingan , namun dalam berkehidupan memang tidak bisa kita hindari dari orang-orang yang kita anggap Manusia Kontol .

Pribahasa dalam berkehidupan seperti kata-kata sebuah orang bijak , Cari teman yang seperti cermin itu sangatlah tidak mudah yang artinya sifat manusia dengan cermin itu setara dimana kita sedih dia ikut sedih, kita senang dalam hal apapun diapun ikut senang namun sangatlah sulit untuk mendapatkan teman yang seperti demikian , akan tetapi untuk mendapatkan teman yang seperti Uang itu sangatlah mudah , yang artti kata dari uang tersebut adalah dibelakang beda dan di depan beda itulah persamaan antara cermin dan uang dalam kehidupan sehari-hari ,  maka dari segi sisi inilah seseorang akan di karunia nama sapaan Manusia Kontol.

Entah mengapa, ada dari kita yang cenderung untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Lihat saja betapa mudahnya seseorang menuntut dan mengkritik orang lain. Sebenarnya boleh saja mengkritik teman atau siapa pun, tapi dalam menyampaikan kritik, saran atau sebuah koreksi, sebaiknya kita tetap menghormati orang yang kita kritik. Kerana itu dalam menyampaikan informasi yang sifatnya sebuah koreksi, sebaiknya kita menyampaikannya dengan cara yang BAIK, RAMAH dan LEMBUT. Dan jangan pernah menyampaikan dengan cara yang langsung menyudutkan dan menyalahkan, tapi kemukakanlah pendapat kita dengan cara yang baik, santun dan bijak sehingga kita tidak di asumsikan sebagai manusia kontol.

Berkatalah yang baik atau diam. Ya, kita sebagai manusia memang telah diberikan banyak sekali nikmat oleh Alam  termasuk nikmat dapat berbicara. Akan tetapi, banyak yang salah menggunakan nikmat ini. Mereka tidak mengerti bahwa mulut yang telah dikaruniakan oleh-Nya seharusnya dapat dijaga dengan baik dan digunakan hanya untuk kebaikan.

Demikianlah, lidah seseorang itu sangat berbahaya sehingga dapat mendatangkan banyak kesalahan. saya sudah menghitung ada 20 bencana karena lidah antara lain berdusta, ghibah (membicarakan orang lain), adu domba, saksi palsu, sumpah palsu, berbicara yang tidak berguna, mentertawakan orang lain, menghina orang lain, mencari-cari kesalahan orang lain, dsb.

Dalam mengkritik, kita harus bijak, kita juga harus memusatkan perhatian pada kemampuan orang yang kita kritik. Carilah satu kelebihan dalam diri orang tersebut. Walaupun tampaknya dimata kita kemampuannya kecil dan kita masih bisa jauh lebih baik dari orang tersebut. Namun, cobalah bertanya pada diri sendiri, bagaimana bila kita berada di posisi orang yang kita kritik, tanpa mempertimbangkan sedikitpun, kebenaran dan kemampuannya?

Kita juga harus memeriksa kembali apa motif kita mengkritik (tanyakan dengan jujur pada diri sendiri). Dan tanyakan juga apa keuntungan yang kita raih setelah mengkritik dan mencari-cari kesalahan orang lain. Karena, apabila yang namanya kritik itu, hanyalah sebuah upaya untuk menonjolkan konsep tentang diri sendiri. Atau kadang untuk membuktikan bahwa kita lebih baik dari orang yang kita kritik. Maka segeralah berhenti untuk mengkritik dan mencari-cari kesalahan orang lain. Ketahuilah, tidak ada orang yang luput dari salah dan khilaf, dan begitupun diri kita.

ADALAH LEBIH BAIK JIKA KITA LIHAT KELEMAHAN DIRI SENDIRI DARI SIBUK MENCARI KESALAHAN ORANG LAIN. HAYAT YANG ADA KINI SEMAKIN HARI SEMAKIN PENDEK, INGATLAH GUNAKAN NIKMAT HAYAT YANG ALAM TELAH BERIKAN SEBAIK MUNGKIN. SEMOGA KITA SEMUA TERHINDAR DARI SIFAT TERCELA MARI PERBAIKI DIRI BERSAMA AGAR KITA TIDAK DISEBUT MANUSIA KONTOL.